Microbiotech https://microbiotech.ppj.unp.ac.id/index.php/mcrobio <p><strong>e_ISSN : 3046-5885 </strong><br /><strong>p_ISSN : </strong><strong> </strong><br /><strong>Frequency : </strong>Microbiotech publishing an article are biannual, in November and May.<br /><strong>E-mail : </strong>microbiotech@ppj.unp.ac.id<br /><strong>Publisher :</strong> Biology Departement, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Universitas Negeri Padang<br /><strong>Focus &amp; Scope : </strong>This journal dedicated to research publications related to the advancement of tropical biology studies in the South East Asia Region. It published research articles, short communication, and reviews on microbiology and biotechnology.</p> <p><span style="font-weight: 400;"> </span></p> en-US dwihildaputri08@gmail.com (Dr. Dwi Hilda Putri, S.Si., M.Biomed) sfpratama@fmipa.unp.ac.id (Sandi Fransisco Pratama, S.Si., M.Sc) Fri, 27 Feb 2026 07:45:37 +0000 OJS 3.2.1.4 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Evaluasi Kualitas Air Limbah Domestik Berdasarkan Kehadiran Bakteri Coliform melalui Metode Most Probable Number (MPN) https://microbiotech.ppj.unp.ac.id/index.php/mcrobio/article/view/60 <p>Air limbah domestik merupakan salah satu penyumbang utama pencemaran perairan yang dapat berdampak serius terhadap kesehatan manusia dan kelestarian lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi kualitas air limbah domestik berdasarkan keberadaan bakteri coliform menggunakan metode Most Probable Number (MPN) di Laboratorium Mikrobiologi BSPJI Padang. Sampel diambil dari dua titik pada sistem instalasi pengolahan air limbah (IPAL) sebuah industri di Kota Padang, yaitu titik masuk (inlet) sebelum proses pengolahan dan titik keluar (outlet) setelah pengolahan. Hasil analisis menunjukkan bahwa sampel inlet mengandung total coliform sebesar 280.000 MPN/100 mL, jauh melebihi ambang batas maksimal 3.000 MPN/100 mL sesuai Peraturan Menteri LHK No. 68 Tahun 2016. Sementara itu, sampel outlet menunjukkan penurunan signifikan hingga 2.000 MPN/100 mL, yang telah memenuhi baku mutu yang ditetapkan. Penurunan kadar coliform ini mengindikasikan bahwa proses pengolahan IPAL, terutama pada tahap disinfeksi menggunakan klorin, berjalan cukup efektif. Metode MPN terbukti andal dalam memperkirakan jumlah bakteri coliform dan dapat digunakan sebagai indikator utama pencemaran biologis. Temuan ini menegaskan pentingnya pengujian rutin untuk memastikan air limbah yang dibuang ke lingkungan sudah aman dan tidak mencemari ekosistem perairan.</p> dinda aulia nabila, Echy Dania Putri, Silvi Tamara, Irdawati Irdawati Copyright (c) 2025 Microbiotech https://microbiotech.ppj.unp.ac.id/index.php/mcrobio/article/view/60 Fri, 27 Feb 2026 00:00:00 +0000 OPTIMASI PRIMER DETEKSI BAKTERI Wolbachia sp. pada CAPUNG (Orthothreum sabina) https://microbiotech.ppj.unp.ac.id/index.php/mcrobio/article/view/66 <p>Wolbachia sp. merupakan bakteri endosimbion yang tersebar luas pada berbagai spesies serangga, termasuk capung, dan dikenal mampu memanipulasi biologi reproduksi inangnya. Deteksi dan identifikasi Wolbachia pada capung sangat penting untuk memahami peranannya dalam ekologi serangga serta potensi aplikasinya pada pengendalian vektor penyakit. Penelitian ini bertujuan mengoptimasi primer spesifik untuk deteksi Wolbachia sp. pada capung menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR). Sampel capung dikoleksi dan diisolasi DNA-nya menggunakan GeneJET PCR Purification Kit, dilanjutkan dengan amplifikasi gen target Wolbachia menggunakan primer Wolbf (forward) dan Wespcr (reverse). Proses optimasi meliputi penyesuaian konsentrasi reagen, kondisi PCR, serta validasi hasil melalui elektroforesis dan analisis bioinformatika menggunakan Primer-BLAST. Hasil penelitian menunjukkan bahwa protokol PCR yang dioptimasi mampu mendeteksi keberadaan Wolbachia pada jaringan capung secara sensitif dan spesifik. Temuan ini memberikan dasar penting bagi studi lebih lanjut mengenai distribusi, keragaman, dan peran Wolbachia pada capung, serta mendukung pengembangan strategi biokontrol berbasis mikroba endosimbion pada serangga vektor</p> <p><strong>Key words</strong> <em>Wolbachia sp., Capung, Polymerase Chain Reaction (PCR), Optimasi PCR, Analisis bioinformatika</em></p> Muhammad Naufal Arrafi, Yuni Ahda, Siska Alicia Farma, Yusni Atifah Copyright (c) 2025 Microbiotech https://microbiotech.ppj.unp.ac.id/index.php/mcrobio/article/view/66 Fri, 27 Feb 2026 00:00:00 +0000 Pengujian Total Plate Count (TPC), Pengujian Most Probable Number (MPN) Coliform, Eschericia Coli dan Pengujian Kualitatif Salmonella Terhadap Paru Kerbau Kering https://microbiotech.ppj.unp.ac.id/index.php/mcrobio/article/view/61 <p>Pengujian mikrobiologi merupakan aspek penting dalam menjamin keamanan dan mutu pangan asal hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas mikrobiologi paru kerbau kering melalui parameter <em>Total Plate Count</em> (TPC), <em>Most Probable Number</em> (MPN) Coliform dan <em>Escherichia coli</em>, serta pengujian kualitatif terhadap <em>Salmonella</em>. Pengujian dilakukan di Laboratorium Mikrobiologi BSPJI Padang dengan mengacu pada metode SNI 2897:2008, dan hasilnya dibandingkan dengan batas maksimum cemaran mikroba berdasarkan SNI 3926:2008. Analisis TPC dilakukan menggunakan media <em>Plate Count Agar</em> (PCA), sedangkan pengujian Coliform dan <em>E. coli</em> dilakukan dengan metode MPN melalui uji presumtif dan konfirmasi. Deteksi <em>Salmonella</em> dilakukan secara kualitatif menggunakan media selektif XLD, HEA, dan BSA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai TPC sebesar 2,7 × 10³ cfu/g, Coliform 7,4 cfu/g, <em>E. coli</em> 3,6 MPN/g, dan <em>Salmonella</em> tidak terdeteksi dalam 25 g sampel. Seluruh parameter berada dalam batas aman sesuai standar yang berlaku. Dengan demikian, paru kerbau kering yang diuji memenuhi persyaratan mutu mikrobiologi dan dinyatakan aman untuk dikonsumsi. Pengawasan terhadap sanitasi proses produksi dan penyimpanan tetap diperlukan untuk menjaga stabilitas mutu produk.</p> silvi tamara, Irdawati Irdawati Copyright (c) 2025 Microbiotech https://microbiotech.ppj.unp.ac.id/index.php/mcrobio/article/view/61 Fri, 27 Feb 2026 00:00:00 +0000 Pengujian Total Plate Count (TPC), Pengujian Most Probable Number (MPN) Coliform, Eschericia Coli dan Pengujian Kualitatif Salmonella Terhadap Telur Konsumsi https://microbiotech.ppj.unp.ac.id/index.php/mcrobio/article/view/57 echy dania p utri echy dania putri, Dinda Aulia Nabila, Silvi Tamara, Irdawati Irdawati Copyright (c) 2025 Microbiotech https://microbiotech.ppj.unp.ac.id/index.php/mcrobio/article/view/57 Fri, 27 Feb 2026 00:00:00 +0000 Dynamics of Wildlife Conflict in West Sumatra by Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) of West Sumatra in 2022-2023 https://microbiotech.ppj.unp.ac.id/index.php/mcrobio/article/view/65 <p>Human-wildlife conflict is a negative interaction between humans and wildlife that has an impact on life, economy, culture, conservation efforts and the environment that can lead to negative perspectives of humans towards wildlife. This study aims to assess the dynamics of human-wildlife conflicts in West Sumatra in 2022-2023 and evaluate the role of the Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) West Sumatra in handling these conflicts. The data was collected from BKSDA as Secondary data analysis methods and direct interviews. The Human-wildlife conflict cases were analyzed and confirmed in 14 species, with the highest intensity in Sumatran Tiger (<em>Panthera tigris sumatrae</em>), Estuarine Crocodile (<em>Crocodylus porosus</em>), and Sun Bear (<em>Helarctos malayanus</em>). The conflicts are distributed in 66 sub-districts,12 of the 19 districts/cities in West Sumatra. We assumed that these conflicts were triggered by forest encroachment, agricultural land expansion, and habitat degradation. The BKSDA of West Sumatra responds to these conflicts by implementing conflict management, including patrols, animal security, deterrence, and counseling to the community in the involvement of conservation efforts, which proved effective in reducing conflict intensity.</p> Annisa Putri Anggraini, Lugina Mindasari, Rijal Satria Copyright (c) 2024 Microbiotech https://microbiotech.ppj.unp.ac.id/index.php/mcrobio/article/view/65 Fri, 27 Feb 2026 00:00:00 +0000