Ethnobotanical Study of Medicinal Plants in the Simarasok Village Community Agam Regency West Sumatra
Kajian Etnobotani Tumbuhan Obat di Masyarakat Nagari Simarasok Kabupaten Agam Sumatera Barat
Keywords:
Etnobotani, Nagari Simarasok, Snowball sampling, Tumbuhan obatAbstract
Simarasok Village, Baso District, Agam Regency, West Sumatra Province, is known to have high biodiversity, including various types of medicinal plants used in traditional medicine. This study aims to identify and analyze the types, benefits, processing methods and document medicinal plants in the Simarasok Village area. The study was conducted in February 2025. Data collection was carried out using observation methods, in-depth interviews and literature studies. Informants were selected using snowball sampling. Data analysis was carried out using qualitative descriptive analysis. The results of the study showed that there were 37 types of plants used as medicinal plants by the community. The parts used range from shoots, leaves, roots, flowers, fruits, rhizomes to all parts of the plant. These types of plants are used to treat 17 types of diseases ranging from wounds, back pain, gout, cancer, to diabetes. Various types of medicinal plants in Simarasok Village provide very valuable benefits to public health, so efforts are needed to preserve and cultivate these types of plants.
Nagari Simarasok, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, dikenal memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi, termasuk berbagai jenis tumbuhan obat yang digunakan dalam pengobatan tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi maupun menganalisis jenis, manfaat, cara pengolahan serta mendokumentasikan tumbuhan obat yang ada di wilayah Nagari Simarasok. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari 2025. Pengumpulan data dilakukan dengan metode observasi, wawancara mendalam dan studi pustaka. Informan dipilih dengan menggunakan snowball sampling. Analisis data dilakukan dengan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat sebanyak 37 jenis tanaman yang dimanfaatkan sebagai tanaman obat oleh masyarakat. Bagian yang dimanfaatkan mulai dari tunas, daun, akar, bunga, buah, rimpang hingga seluruh bagian tumbuhan. Jenis-jenis tumbuhan tersebut digunakan untuk pengobatan 17 jenis penyakit mulai dari luka-luka, sakit pinggang, asam urat, kanker, hingga diabetes. Berbagai jenis tumbuhan obat di Nagari Simarasok memberikan manfaat yang sangat bernilai pada kesehatan masyarakat, sehingga diperlukan upaya dalam pelestarian dan budidaya jenis-jenis tumbuhan tersebut.
