Effectiveness Efektivitas Larutan Mol (Mikroorganisme Lokal) Terhadap Patogen Jamur (Colletotrichum gloeosporioides) Penyebab Penyakit Bercak Daun Tanaman Karet

Authors

  • Mina Almiah Mina Almiah Universitas Negeri Padang
  • Moralita Chatri Universitas Negeri Padang

Keywords:

Bercak Daun, Colletotrichum gleosporioides, Karet, Mikroorganisme Lokal, Pengendalian Hayati

Abstract

Penyakit bercak daun merupakan salah satu masalah penting pada tanaman karet (Hevea brasiliensis), yang dapat menurunkan kualitas dan produktivitas tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi patogen jamur penyebab bercak daun serta mengevaluasi pengaruh pemberian larutan Mikroorganisme Lokal (MOL) terhadap pertumbuhan jamur Colletotrichum gloeosporioides. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jamur penyebab utama adalah Colletotrichum gloeosporioides, ditandai dengan koloni berwarna abu-abu kehitaman dan konidia berbentuk silindris melengkung. Pemberian larutan MOL secara signifikan menekan pertumbuhan koloni jamur. MOL berpotensi sebagai alternatif pengendalian hayati yang ramah lingkungan untuk menanggulangi penyakit tanaman karet. Nilai kontrol jauh lebih tinggi, menunjukkan bahwa perlakuan memberikan efek penuturan. MOL yang paling efektif untuk menghambat pertumbuhan patogen jamur bercak daun adalah MOL dengan konsentrasi 10%.. Penelitian ini menunjukkan bahwa MOL memiliki potensi sebagai agen hayati dalam pengendalian penyakit bercak daun pada karet secara ramah lingkungan

Downloads

Published

2026-02-27

How to Cite

Mina Almiah, M. A., & Chatri, M. (2026). Effectiveness Efektivitas Larutan Mol (Mikroorganisme Lokal) Terhadap Patogen Jamur (Colletotrichum gloeosporioides) Penyebab Penyakit Bercak Daun Tanaman Karet. Microbiotech, 3(3), 269–284. Retrieved from https://microbiotech.ppj.unp.ac.id/index.php/mcrobio/article/view/75

Issue

Section

Articles