Isolasi Genetik dan Karakterisasi Bakteriofaga Klebsiella pneumoniae menggunakan Metode Double Layer Agar dan Transmission Electron Microscopy (TEM)
DOI:
https://doi.org/10.24036/microbio.v4i1.139Keywords:
Bakteriofaga, Double Layer Assay, Klebsiella pneumoniae, TEMAbstract
Peningkatan resistensi antibiotik terutama pada kasus infeksi bakteri Klebsiella pneumoniae menjadikan penting adanya alternatif yang dapat mengatasi hal tersebut, salah satunya dengan agen bakteriofaga. bakteriofaga memiliki kemampuan menghancurkan dan membunuh bakteri dimana kemampuan ini dapat dideteksi melalui isolasi dan karakterisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isolasi bakteriofaga terhadap bakteri Klebsiella Pneumoniae dengan metode double layer assay dan karakterisasi TEM. Metode penelitian berupa penelitian berjenis kualitatif dengan teknik literatur review. Hasil temuan menunjukkan bahwa isolasi bakteriofaga terhadap bakteri Klebsiella pneumoniae dapat dilakukan dengan metode double layer assay. Melalui metode ini, aktivitas bakterifaga dalam membunuh bakteri ditunjukkan dari terbentuknya clear plaque pada media akibat lisisnya sel dinding bakteri. Karakterisasi dilakukan setelah isolasi bakteri dengan metode TEM (Transmission Electron Microscopy) untuk mengidentifikasi fag dari morfologi bentuk, ukuran, dan klasifikasinya. Karakterisasi dengan TEM ini dapat memastikan jika fag yang telah diisolasi merupakan fag baru ataupun berbeda dan diklasifikasikan sesuai karakter yang didapatkan Dengan demikian, metode ini efektif dalam mendeteksi bakteriofag yang dapat digunakan sebagai agen terapi maupun agen biokontrol.
